Business Strategy2023

Fuumi Coffee — Brand & Investment Strategy

Overview

A brand-building and investment-readiness project for Fuumi Coffee, focused on leveraging strategic relationships for high-impact collaborations and securing funding through grounded business feasibility studies.

Report

  • Tipe: Brand Strategy & Business Development
  • Fokus: Marketing Pillars, Creative Collaboration, Business Pitching, Operational Planning
  • Industri: Food & Beverage (Specialty Coffee)
  • Posisi: Brand & Business Development Strategist

1. Background

Work image

Fuumi Coffee adalah brand kopi rintisan yang mengusung tema estetika Jepang—memadukan kesan visual yang menggemaskan dengan nuansa yang tetap elegan. Sebagai salah satu dari lima pendiri, saya menyadari bahwa dalam industri yang sangat kompetitif, sebuah produk yang baik saja tidak cukup. Dibutuhkan identitas yang kuat dan “kejujuran” produk untuk membangun loyalitas pelanggan.

Orientasi utama kami selalu tertuju pada kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Filosofi ini terbukti efektif ketika salah satu pelanggan tetap kami menawarkan pendanaan agar Fuumi Coffee dapat mendirikan lokasi fisik (offline store) sendiri. Ini merupakan titik balik di mana saya harus mentransformasi visi kreatif menjadi proposal bisnis yang konkret dan layak investasi.

2. Peran Saya

Dalam tim ini, saya mencoba menjahit sisi kreatif dengan kebutuhan operasional bisnis agar tetap sinkron:

  • Brand Development: Menyusun persona dan pilar pemasaran yang bisa diterima pasar tanpa harus kehilangan jati diri brand.
  • Resourceful Marketing: Theory is good but reality more important. Realitasnya adalah budget kita untuk marketing sangat terbatas, jadi saya harus mengelola strategi kampanye dengan sumber daya terbatas, mengandalkan pemetaan relasi dan pendekatan yang personal, jadi “maksimalkan apa yang ada” terlebih dahulu.
  • Proposal & Pitching: Menyiapkan seluruh materi presentasi investasi, mulai dari analisis kelayakan (feasibility study) hingga proyeksi operasional, ROI, BEP, Project Timeline.
  • Business Communicator: Menjadi penyambung lidah visi bisnis kepada pihak eksternal dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti namun tetap terukur secara data.

3. What I Solved

A. Konsistensi Persona

Masalah awal startup sering kali adalah identitas yang berubah-ubah karena ingin mengikuti tren.

  • saya fokus merancang pilar pemasaran yang sederhana: bagaimana kesan Jepang yang elegan tetap terasa jujur, bukan sekadar tempelan yang kesannya ikut ikutan.
  • Hasilnya, pelanggan merasa ada kedekatan emosional dengan Fuumi, yang menjadi modal utama kami saat harus membuktikan nilai brand di depan investor.

B. Optimalisasi Relasi untuk Kolaborasi Efektif

Marketing bukan cuma soal teori atau budget besar. saya percaya kekuatan terbesar ada pada relasi yang dikelola dengan baik.

  • Dengan budget yang sangat minimal, saya harus memutar otak dan menyusun daftar siapa saja yang bisa diajak kerja sama dengan nilai tukar yang saling menguntungkan.
  • Melalui pendekatan yang jujur dan pemetaan kebutuhan, kami berhasil menjalankan kolaborasi tanpa biaya (free collaboration) dengan Mythia Batford. Ini adalah hasil dari proses panjang memilah mana kolaborasi yang benar-benar relevan, bukan sekadar asal ajak.

C. Penyusunan Proposal Bisnis yang Realistis

Investor tidak butuh janji manis, mereka butuh angka dan rencana yang masuk akal.

  • saya menyusun Feasibility Study dengan prinsip “Make it easy to understand but not easy to break”. Artinya, proposal ini harus gampang dimengerti orang awam, tapi punya dasar logika yang susah dipatahkan saat diuji secara detail.
  • Fokussaya bukan cuma pamer potensi profit, tapi menunjukkan bagaimana operasional dikelola sehari-hari agar risiko kegagalan bisa ditekan sejak awal.

D. Navigasi Komunikasi dalam Sesi Investasi

Menyampaikan visi kepada investor membutuhkan ketenangan dan kemampuan membaca situasi.

  • saya harus mengenali tipikal investor yang kami hadapi agar gaya presentasi saya pas (tidak terlalu kaku tapi tetap profesional).
  • Dengan persiapan data operasional dan modal public speaking yang sudah cukup advance, saya berhasil meyakinkan bahwa Fuumi bukan sekadar ide kopi lucu, melaikan juga sebuah entitas bisnis yang matang secara strategi dan siap untuk dikembangkan.

Gallery

Fuumi Coffee — Brand  & Investment Strategy
Fuumi Coffee — Brand  & Investment Strategy
Fuumi Coffee — Brand  & Investment Strategy

Tools used

Business PlanningData Collection & Analysis